Site Overlay

Sejarah

Pandemi COVID-19 yang menerpa negara kita dan juga negara-negara lainnya di dunia, menyadarkan kita tentang pentingnya upaya promotif dan preventif bagi masyarakat sehingga insiden dan dampak dari penyakit tersebut dapat diminimalkan. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo, bahwa puskesmas hendaknya meningkatkan upaya kesehatan promotif dan preventif dalam pelayanannya.

Dokter puskesmas, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari puskesmas itu sendiri, memiliki peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif tersebut. Seorang dokter yang baik, tidak hanya mengutamakan upaya kuratif / pengobatan dalam menjalankan profesi mulianya, akan tetapi juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak upaya kesehatan promotif dan preventif bagi masyarakat di sekitarnya. Akan tetapi, peranan dokter di puskesmas tidak jarang kurang mendapatkan perhatian dan dukungan serta apresiasi yang layak dalam menjalankan tugasnya.

Di samping itu, dokter puskesmas juga belum memiliki wadah untuk menyampaikan aspirasi dan juga media untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam menjalankan perannya di Puskesmas yang akan sangat berguna bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka beberapa tokoh dan praktisi kedokteran nasional yang memiliki perhatian yang besar terhadap puskesmas, menganggap perlu adanya suatu wadah bagi dokter puskesmas untuk dapat lebih meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan juga dedikasinya sebagai dokter puskesmas sehingga digagaslah suatu organisasi yang menaungi dokter puskesmas di seluruh penjuru tanah air, yang dapat menyatukan langkah dan bergerak bersama serta seirama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Sebagai upaya awal untuk pembentukan organisasi, maka disusunlah Tim Formatur yang terdiri dari 8 orang yang kemudian diberi tugas untuk menyusun Visi, Misi, AD-ART dan kelengkapan organisasi lainnya sehingga lahirlah sebuah organisasi yang bernama Perhimpunan Dokter Puskesmas Indonesia disingkat PDPKMI. Melalui berbagai rapat koordinasi oleh Tim Formatur yang dilakukan secara daring sejak 11 Juli 2020, maka tersusunlah Visi-Misi, AD-ART organisasi dan juga struktur organisasi Pengurus Pusat PDPKMI dengan dr. Mustakim, Sp.DLP, M.Kes didaulat sebagai Ketua Umum PDPKMI Periode 2020 – 2023.

Pada tanggal 17 Agustus 2020, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, maka dideklarasikanlah organisasi PDPKMI dengan disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Prof. Drs. Tito Karnavian, MA, Ph.D, dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K).

PDPKMI bukanlah merupakan suatu pecahan maupun kompetitor bagi organisasi-organisasi dalam dunia kedokteran Indonesia yang telah ada sebelumnya, bahkan PDPKMI merupakan bagian dari keluarga besar dokter Indonesia dan juga dunia kesehatan nasional yang siap bersinergi dengan organisasi profesi kesehatan lainnya dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan bagi anggotanya sehingga dokter puskesmas Indonesia dapat berperan lebih besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.